Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Tunggu 3 jam, terbang cuma 15 menit

Leave a comment

Sudah datang pukul 13.30 ke bandara Hang Nadin terus makan siang lalu check in pukul 15.30 ternyata take off baru jam 6 lewat. Sudah nunggu berjam-jam ternyata terbangnya cuma 15 menit. Kayak bercanda aja penerbangan ini.

Melintasi Batam dan Tanjung Pinang selepas magrib yang singkat. Cahaya lampu kota begitu semarak diatas ketingian 2000 kaki. Upz, kita balik sejenak untuk membenarkan cerita. Ternyata pesawat yang aku tumpangi jenis fokker yang pakai baling-baling 2 buah. Kecil bin imut-imut pesawatnya. Penumpang yang ada tak lebih dari 15 orang dengan harga tiket 50.000 rupiah. Seperti bercanda aja. Hehehe…

Pengalaman ke dua naik pesawat jenis fokker setelah penerbangan pertama dari Ternate ke Makassar. Pengalaman ke dua juga terbang saat senja menjelang malam setelah penerbangan Banjarmasin-Yogyakarta.

Serasa tidak percaya penerbangan ini benar-benar ada. Akhirnya sampai di bandara Tanjung Pinang. Langsung aja cabut ke hotel. Kebetulan menginap di Hotel Kaputra. Hahaha… Hanya pindah hotel dan pindah pulau. Real adventurenya masih pending sampai 2 hari kedepan. Nikmatin saja dulu suasana lebaran di Tanjung Pinang.

Geologist, adventure of geologist. Disaat beriringan aku bisa tidur di Hotel berbintang, sehari kemudian aku tidur di tengah hutan dengan segala romansanya. Hari ini makan di restoran berkelas dengan lauk wah, besok makan indomie plus sarden. Nikmatnya dunia.

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s