Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Pingin Tidur

Leave a comment

Seseroang di ujung sana memberiku 2 kata yaitu “pingin tidur”. Sebenarnya lebih tepatnya aku yang memintanya. 2 kata itu aslinya dah kebanyakan. Biasanya aku cuma minta 1. Ya baiklah… hitung-hitung peningkatan dari satu huruf menjadi dua huruf. Mari kita coba memanaskan otak goblog ku dengan dua kata ini.

Memang menyebalkan ketika kita terbiasa tertidur pulas pada jam-jam tertentu, namun satu malam datang dengan malaikatnya mengajak mata sulit terpejam dengan imajinasi-imajinasi liar yang sangat sulit ditaklukan. Hampir semua orang mengalaminya, atau malah bisa dikata semua orang terlibat didalamnya. Tidak ada angin, tidak ada hujan… ehh…dia datang sesuka hati. Masih mendingan kalau kita sudah terbiasa dengan rutinitas insomnia, past kita tau apa yang dapat kita lakukan sembari sedikit melunakkan malaikat insom yang namanya nia. Pejamkan mata salah, buka mata lebih lagi salah, memang bikin pening kepala.

Pukul 2 pagi, dia yang disana belum juga bisa tidur. Apa yang dapat aku lakukan ya? Mau nyanyi nggak ada gitar, eh malah disuruh nyanyi pake krincingan tutup botol. Mana bisa dirimu tertidur oleh rayuan pulau kelapa dengan iringan krincingan? Tapi belum dicoba, kira-kira kalo pakai barang begituan bisa sembuh nggak sama insomnia. Weleh… dipikir-pikir bukan insomnianya yang sembuh, yang ada malah aku diteriakin sama tetanganya, syukur kalo diteriakin, kalo dikasih receh malah tambah parah tuh… dikiranya mau ngamen kali yeee… smes-smesan aja dah, siapa tau otaknya jadi error baca smesanku terus kabel di belakang kepalanya meleleh terus tidur deh. Terjadi nggak ya?hihihihih…

Pepatah mengatakan, tidurlah sebelum engkau ditiduri…?!?!?!?!!!! Weh…ni pepatah dari siapa pula, bisa kena gampar kalo dibaca. Hehehe… maksudnya sebelum ditiduri itu bikan nyang ntuu…tapi nyang nii… jadi bertele-tele deh. Artinya khan masih lebih baik tidur dengan sendirinya atau tertidur, daripada mengkonsumsi obat tidur dulu. Berhubung sudah menyinggung obat tidur, mari kuceritakan tentang kecuranganku soal tidur.

Begini ceritanya… alkisah beberapa minggu yang lalu di suatu tempat di pedalaman hutan Kalimantan… berkelanalah seorang yang bernama Lana dan dua orang temannya ke tengah belantara beserta delapan orang suku dayak yang tinggal di kampung terdekat. [Ceritanya kita forward 32x saja biar langsung play di waktu malam menjelang tidur….zzzZZZzzzZZZZ… (cetek–> ini ceritanya bunyi remote)] setelah bercerita dengan kedua teman sambil duduk di perapian sedikit unggun yang harus selalu dikipas biar nyala terus ada, kecurangan yang menolong pun terjadi. Pengalaman tidur pertama kali ditengah hutan belantara yang benar-benar hutan, flying camp di pinggir sungai dengan tenda doom kecil berukuran 2 badan. Masing-masing mendapat satu doom untuk tidur. Sebenarnya orang yang namanya Lana itu kadang susah sekali tidur di tempat yang baru, apalagi ditengah hutan pula. Jarum jam seperti berlalu lambat sekali ketika malam.

Nah, pas jam sepuluh, sepertinya waktu yang tepat untuk tidur. Sebelum tidur aku minum obat CTM dulu untuk mengurangi alergiku. Sekalian nyari efek sampingnya biar tertidur pulas. Wakakaka…. Ternyata berhasil. Aku tertidur pulas sampai pagi. Esok paginya teman-teman pada ngomel gara-gara tidak bisa tidur lagi. Biasanya sih kalau tidur kesorean tengah malam kebangun, nah… jadi deh orang gila malam-malam nggak ada kerjaan didalam tenda sendirian. Bisa sampai pagi tuh nggak tidur lagi. Aku? Bermodal curang aku bisa tertidur lelap. Hehehehe… maaf-maaf aja ya teman… aku sudah bawa modal CTM sendiri. Lain kali kalo mau tertidur pulas ditengah hutan, alergi dulu biar ada persiapan “obat tidur”nya. Huahahahaha…..

Dah…kebiasaan lama kalo nulis blog, pasti nggak fokus. Pikirannya kemana-mana. Harap maklum, masih pemula menjelang manula. Kita balik lagi deh ke “Pingin Tidur”. Sepertinya orang yang pingin tidur sudah bisa tidur sekarang. Benar nggak sih? Jadi penasaran pengen liatin dia sudah tidur atau belum. Hehehehe….

Jadi semua ini tentang tidur? Memang tidur adalah hal yang merepotkan. Fiuh… kalau begitu mari kita tidur, selama masih bisa tidur, tidurlah. Menidurkan orang itu susah-susah-susah… siapa yang bilang susah-susah-gampang? Paling cepat ya dikasih minum obat tidur. Paling lama ya diceritain hal-hal bodoh kayak gini nie. Hehehe… sekian dan terimakasih lah. Kepalaku sudah panas nih… ampun…..

NB: maaf Bu, otakku baru mampu segini untuk saat ini. Terimakasih buat 2 kata dan semangatnya. Semoga kekecewaan atas tulisan ini tidak terlalu banyak.

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s