Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Remember the day

4 Comments

Kemarin memang hari yang sungguh menakjubkan. komplikasi dengan segala tetek bengek yang naudzubillah susah untuk dilampiaskan. Berawal dari niat.

Malam sebelumnya sudah janji sama Ibu Dokter mau diantar pulang ke wonogiri. Sekalian aku juga mau main ke sana, ke kota gandul penghasil gaplek untuk menemui seorang sahabat. Kejadian juga sampai disana. Biyuhhhh…ternyata wonogiri masih sama, masih panas seperti dulu.

Perjalanan yang begitu hangat. penuh dengan cerita. Cerita tentang masa lalu, cerita tentang teman-teman. Sepanjang jalan ada cerita. Pasti gara-gara aku cerewet, jadinya Ibu dokter lebih banyak mendengarkan. malah banyak cerita yang ujung-ujungnya lari ke bidang geologi. Hehehe… Jangan marah, itu cuma insting seeorang tukang batu yang masih semiprofessional sepertiku.

Menikmati makan sambil memandang waduk gajah mungkur. Mau makan aja jauh banget yaw. Hahaha… Namanya juga niat. Lama juga makan disana, sambil carita lagi, sambil aku ngerjain peta tugas dari bos kecil. Wahh… diriku tidak pernah bermimpi bisa makan berdua dengannya. Hihihi… Kalau dihitung sih 3 hari berturut-turut aku makan bersama ibu dokter.

Mari kita putar ceritanya, biar tambah puyeng bin ajaib seperti penulis. Jadi… Ibu dokter ini adalah teman sma dulu di smu negeri 1, pernah sekelas denganku waktu kelas satu, dan kita barengan 3 tahun di organisasi Pelajar Pecinta Alam Tunas Gumiwang. Hehehe… Tapi sepertinya lebih aktif aku ya bu… Nah… Setelah lulusan, pada pisah sendiri-sendiri. Udah pada ilang cari jalan masing-masing. Sampai akhirnya ibu dokter datang menghadiri seminar di UGM. Walhasil beliau menelponku, lalu kita ketemu. Tidak terasa 8 tahun sudah tidak bertemu.

lah…kok malah tambah jauh lagi review nya? Balik maning ahh… Set…setsetsetttt… Kita lanjutkan.

waktu lihat sekolahan, ternyata kaget. Dah jauh bentuknya dari yang dulu. Dah pake AC semua. Jaman kami dulu mentok cuma kipas angin. Kalau apes ya cuma pakai buku buat kipasan. sepintas punya niat ingin mampir nemuin guru-guru, tapi tidak jadi. Hmm… Aku saja masih berstatus mahasiswa, malu lah ketemu belaiu-beliau itu. Apalagi aku datangnya sama Ibu dokter, bisa kena bantai sama para guru tersebut.

Wahh… Bingung diriku mau nulis apa sampai disini. Pengaruh dah ngantuk neh, jadi nulis ngawur. intinya dah biar cepat kayak kereta express. Aku sangat senang sekali bisa bertemu dengan ibu dokter. Melihat-lihat jogjakarta sejenak di waktu malam, sampai mengantarkan pulang ke wonogiri. Kapan kita ketemu lagi?

wahh…sumpah ngantuk… Dah ditutup saja dulu lah…
Ni tulisan tribute to ibu dokter. Sampai ketemu lagi di lain kesempatan yang semoga lebih baik lagi.

Hooooaaaaammmmmmm… Waktunya berlabuh… Buang jangkar dulu… ZzzZZzzzZzzZz…..

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

4 thoughts on “Remember the day

  1. Iseng2 liat blog eh ternyata ada yg nyeritain perjalanan seminarku di jogja hehehe.. Hmmm, laen kali kita mampir SMA ya kalo lewat.. tapiii setelah kamu lulus, okay2. So,,, segera selesaikanlah kuliahmu to. Tak tunggu ya🙂

  2. HuwAaaa so sweet dech story ny ma bu doktel..

    Dia kn yg km maksud d twitter😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s