Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Ramadhan untuk kesekian kali

2 Comments

Alhamdulillah Allah masih memberiku rejeki umur panjang untuk dapat menikmati ramadahan untuk ke 27 kalinya. Ramadhan kali ini aku kembali harus menunaikan ibadah puasa dengan berpeluh keringat menikmati suasana hutan. Menjadi seorang geologist sudah tentunya pantang untuk menyerah dalam pekerjaan ataupun patah semangat dalam ramadhan. Terimakasih ya Illahi atas karuniaMu.

Ini puasa ke 3 aku harus menghabiskan hari di hutan. Pertama kali hanya 3 hari pada 4 tahun hijriah yang lalu, saat itu aku dapat kerjaan menemani dosen untuk survey mineralisasi di wonogiri. Namun sayang hari pertama tumbang karena terik matahari yang menyengat. Kali ke 2 ketika aku bekerja sebagai wellsite di pemboran nikel yang bertempat di halmahera. Topografi ekstrim khas batuan segar ultrabasa menumbangkan 2 hariku. Setahun yang lalu saya tidak berpuasa di lapangan namun pagi hari sehari sebelum idul fitri saya harus bertolak ke batam untuk selanjutnya eksplorasi bijih besi di salah satu pulau di kepulauan anambas.Hari ini, saat ini aku berada di kabupaten bombana, sulawesi tenggara salam rangka eksplorasi emas sampai nanti tanggal 3 september baru aku pulang ke jogja jika tidak ada aral melintang. Aku harus melewati 3 minggu berpuasa disini. Sebenarnya jobdesk ku sebagai wellsite untuk drilling, tapi sampai saat ini mesin bor belum juga tersedia. Kalau hanya wellsite kemungkinan tidak terlalu menguras tenaga dibandingkan pemetaan masuk keluar hutan.

Ya, ramadhan alhamdulillah selalu membawa cerita lain dalam beberapa tahun terakhirku. Ketika aku terpuruk, ramadhanlah yang mampu membuat kepalaku terangkat kembali untuk mampu menatap hari esok.

Jika dipikir-pikir aku ini seperti specialist ramadhan yak. Kalo orang pas ramadhan pengen ada di rumah dekat dengan keluarga, eh aku malah harus keluar masuk hutan. Mungkin nanti ketika besok ada jodh dan umur panjang aku diberikan keluarga yang sakinah, aku pasti akan memilih untuk berada di tengah keluargaku, istri dan anak-anakku menikmati santap sahur seadanya dan nikmatnya berbuka dengan masakan sederhana pula.

Tetap semangat meski harus melewati ramadhan dengan seribu satu cara dan jalan yang akan kita tempuh.

Akhir kata, Maulana Arsyad dan keluarga mengucapkan selamat menunaikan ibadah ramadhan. Semoga ramadhan kali ini menjadikan kita lebih dan lebih baik lagi. Mohon maaf jika ada kekhilafan dan kesalahan baik sengaja maupun tidak. Semoga kita semua menjadi manusia-manusia pemenang di akhir ramadhan saat takbir, tahlil dan tah,id berkumandang diawal syawal nanti. Amin…

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

2 thoughts on “Ramadhan untuk kesekian kali

  1. amiin. mudah2an ramadhan tahun ini bisa full ya hun puasanya. mudah2an mesin bor nya segera dateng ya hun. mudah2an dirimu diberi kemudahan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan tahun ini. amin yaa rabbal alamin.

  2. amin ya Allah. Makasih doanya bun. Tapi ne ampe sekarang mesin bornya belom kelar juga. Jadi nggak bisa kerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s