Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Senang berkenalan dengan anda Mr. Colin

3 Comments

Project kali ini mempertemukan diriku dengan seorang senior geologist berkebangsaan Australia yang kesehariannya melakukan eksplorasi emas. Nama nya adalah Mr. Colin Morrow. Adalah seorang geologist yang sudah berumur sekitar 60 tahunan lebih, dengan kepala yang sudah mulai membotak di bagian tengah dan banyak jambang berwarna putih menghiasai wajah beliau.
Mr. Colin didatangkan oleh perusahaan (maaf tidak disebutkan) bersamaan dengan kedatangan saya dan senior geologist saya. Kami bertemu di Kendari. Pada awalnya saya sempat kaget dengan kebaradaan seorang bule. Sudah cukup mencurigakan tentang dirinya sampai akhirnya beliau benar-benar menyatakan bahwa dirinya adalah seorang senior geologist yang ahli dibidang ekplorasi emas. Bertiga, kami adalah geologist namun untuk Mr. Colin, beliau bertugas sebagai geologist yang menangani urusan regional yang lebih luas sedangkan saya hanya diserahkan untuk ekplorasi di lahan seluas 250 hektar saja.

Beliau banyak bercerita tentang masa mudanya ketika melakukan ekplorasi emas di Australia, kepulauan Fiji, Solomon maupun di Papua New Guinea, tak lupa pula dengan kegiatan beliau di Indonesia. Bule satu ini memang spesialis Au dan bermain di wilayah hardrock. Karena yang beliau cari adalah untuk daerah-daerah vainlate mineralisasi, lain dengan diriku saat ini yang bekerja dengan konsep softrock dan berkutan di endapan placer sungai purba.

Saya memang jarang berkesempatan untuk berbincang masalah geologi dengan beliau, namun Alhamdulillah saya bias mencuri-curi pendengaran ilmu dari hasil obrolan beliau dengan senior geologist saya. Banyak pemahaman-pemahaman baru mengenai kosep-konsep genesa emas secara umum maupun untuk area yang sekarang belau kerjakan. Ada beberapa konsep yang saya anggap ekstrem ketika beliau mengaitkan keberadaan butiran emas yang beiau temukan sudah menunjukan pembulayan yang cukup sempurna yang artinya proses transportasi emas tersebut berasal dari source yang jauh sekitar 50 km dari tempat emas tersebut ditemukan sekarang. Namun dilihat dari kondisi geologi yang ada di daerah ini (Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara) tidak ditemukan adanya jejak-jekjak vulkanisme purba.

Di daerah Bombana ini regional daerah menyatakan tinggian di kaki tenggara pulau Sulawesi ini terdiri dari batuan metamorf berupa skis mika, skis klor maupun skis yang lain. Hal ini yang saya rasa sedikit janggal. Tidak ditemukan kerucut gunungapi maupun bentukan-bentukan morfologi radier seperti gunung api, namun keberadaan “kubah” bias ditemukan berarah kasar timur-barat. Hal yang mungkin berkaitan dengan gunung api adalah yang saya ketemukan berupa bongkah-bongkah bolder batuan beku di sebagian sungai di punggungan gunning skis. Apakah ini yang membuat beliau berargumentasi?

Kembali ke Mr. Colin. Beliau ini senang sekali bercanda ketika sedang tidak bekerja. Senang bercerita, dan Alhamdulillah beliau cukup lancar dalam berbahasa Indonesia, mungkin juga karena pengaruh istri beliau yang orang Indramayu. Namun terkadang dalam bercerita beliau sesekali masih menyelingi berbahasa inggris karena mungkin tidak menemukan padanan kata Indonesia yang tepat dalam kamus otak beliau. Masih tentang candaan beliau terkadang diselingi dengan mempraktekkan gaya untuk mempertegas maksud beliau yang ujung-ujungnya bias membuat orang tersenyum karena gayanya.

Dengan berbekal laptop acer miliknya dan perlengkapan geologi beliau bekerja. Kalau sudah bekerja kelihatan sekali kalo beliau itu adalah seorang bule. Rajin sekali bekerja dan serius dengan apa yang beliau kerjakan. Memelototi laptop sendiri sambil berpikir memecahkan permasalahan geologi yang belaiu hadapi. Waktu bagi beliau adalah sangat berharga. Sangat jarang melihat beliau bersantai seperti orang Indonesia, duduk bercerita yang tidak masuk akal. Beliau lebih memilih untuk bekerja.

Sayang saya tidak berkesempatan untuk bekerja bersama beliau karena saya sudah punya jobdesk sendiri. Namun melihat etos kerja beliau sepertinya sangat patutu untuk dicontoh. Bahkan pernah ketika beliau bingung dengan laptop, jam 3 sore beliau ke lapangan untuk mencari jawaban atas permasalahan yang belaiu hadapi. Tidak kenal waktu. Coba kalo saya, jam segitu ya mending ngadem di camp. Hehehe…

Hari ini beliau bertolak ke Jakarta karena mungkin pekerjaan beliau sudah dirasa selesai, sedangkan pekerjaan saya belum mulai juga karena kendala teknis yang belum terselesaikan juga. Sebelum keberangkatan beliau, saya sempat berfoto dengan beliau sekali. Wah senangnya diriku bias mengabadikan moment bersama seorang geologist senior dari luar negeri.

Yup… sekian cerita singkat mengenai Mr. Collin Morrow. Senang bias berkanalan dengan anda. Terimakasih atas ilmu-ilmu yang sudah berhasil saya curi dari anda. Semoga kita berjodoh lagi untuk bertemu dan bekerja bersama. Farewell Mister…

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

3 thoughts on “Senang berkenalan dengan anda Mr. Colin

  1. ooo,,, Mr Colin to nama geologist bule-nya.. Yaaah, lupa nitip salam buat Mr Colin. Sudah pulang duluan saja. Mudah2an hunny bisa ketularan maniak kerjanya Mr Colin dan segera menyelesaikan jobdesknya seperti Mr Colin, amiin..

  2. bang,,,
    potonya mana bang sm mr colin,,,
    hehe,,
    mana tau saya kenal bang,,,
    hihihhihi….

  3. @bunny : amin bun. Mudah2an ketularan biar aku jadi tambah jago.

    @iqbal: sinyal susah disini bal, makanya susah naroh fotonya. Kemaren dah coba kirim lewat email tapi gagal. jadinya nanti kalo dah di jogja baru uploadnya. Wehweh jangan2 tu mister bule opung mu. Wehehehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s