Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Berkarya Bersama Nikon D40x

Leave a comment

Sejatinya saya belum pernah memiliki kamera DSLR maupun kamera SLR dulu. Perekonomian bangsa dan ketahanan negara saya masih digoncang carut marut korupsiperut. Tapi itu semua bukan alasan untuk tidak berkarya. Bermodalkan kamera pinjaman dari seorang sahabat, satu persatu hasil belajar memotret mulai menunjukan peningkatan.

Sudah lama diriku ingin sekali memiliki karya fotografi, biarpun nanti pada akhirnya tidak sehebat dan seglamour hasil karya maestro tapi tetap saya bangga dengan hasil yang saya dapat. Berawal dari kamera prosumer sony cybershot aku mulai mengambil gambar. Senang sekali lihat hasilnya tajam dan warnanya bagus walau masih menggunakan mode auto yang warna hijau.Lewat beberapa tahun aku mulai mengenal DSLR melalui Nikon D40x dan D60 punya sahabat waktu kerja bareng sebagai welsite. Beruntung diriku sahabat-sahabatku bukan tipikal orang yang pelit dengan kamera. Berdalih ingin belajar, akupun memberanikan diri menyentuh DSLR pertama kalinya. Canggung namun berasa keren sekali. Waktu itu juga masih jepret dengan mode auto.

Karena aku tidak punya DSLR makanya tidak berkembang. Sampai akhirnya divisi fotografi di kampus hidup lagi. Dibawah naungan Geoklik Bumi devision aku mulai belajar meninggalkan mode auto dan lebih berani berekspresi dengan mode manual. Kamera yang aku bawa itu salah satu dari yang tersebut diata, yaitu Nikon D40x. Meskipun terlihat sederhana, namun itulah sarana belajarku. Pemiliknya dengan sukarela mempersilahkanku memakainya dengan catatan harus di jaga.

Sudah banyak foto sesion yang aku lewatkan bersaama D40x ini, bermula dari foto yang berantakan karena pengaturannya amburadul sampai sekarang sudah lumayan ada peningkatan. Kamera itu sendiri di lengkapi dengan lensa kit 18-55 dan sebuah tele berukuran 70-300 tanpa sensor auto fokus. Hasilnya penggunaan lensa tele jadi sedikit repot karena manual.

Teman-teman di Geoklik banyak yang memiliki DSLR sendiri, lengkap dengan asesoris nya. Canoners dan nikonian saling support belajar bersama. Beruntung lagi diriku bisa pinjam lensa. Hohoho… Sudah pinjam kamera, lensa pula dipinjam. Nggak modal sekali ya diriku ini. Rekan-rekan geoklikers tidak mempermasalahkan pinjam-meminjam lensa dan asesoris. Istilahnya itu barang boleh milik pribadi, tapi penggunaan dan belajarnya sama-sama. Hasilnya aku sering pinjam lensa kit milik Nikon D90 bahkan juga tele yang ada motor auto fokusnya.

I capture the moment for the future. Salam hangat buat semua Geoklikers dan para master fotografi. Mari berkarya, mari berdansa…

Sent from MualMaul’s Windows® phone.

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s