Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Jogja – jakarta – jogja, perjalanan yang melelahkan

2 Comments

ngisi blog lagi ahhh… Kebetulan punya cerita yang barusan lewat. Sayang jika kekonyolannya nguap dalam otak doank. Sekalian juga biar ni blog update juga. Dah lama banget kagak ditambah2 isinya.

Berawal dari sepulang motret 10 model cantik di kawasan tamansari, yogyakarta. Duduk nongkrong di burjo sambil makan nasi telor plus lihat jalanan babarsari yang rame bener. Pace hangga sibuk telpon kiri-kanan, tau deh siapa yang di telpon. Tidak dinyana dan tidak dinyini ternyata 2 jam berlalu. Sungguh padahal badan remuk mau patah gara-gara capek.

tawaran itu pun datang, sang pace hangga angkat bicara mengajak ke jakarta ambil mobil bapake buat dibawa ke jogja. Kebetulan pace albert juga ada kepentingan nganter pujaan hati balik ke bandung. Walhasil kong kali kong jadilah setali tiga kepeng. pace rido ditelpon, diajak sekalian biar rame dan ada banyak serep buat sopir. Kebetulan semua bisa bawa mobil. yooo… Jadi pace rido ini kira main-main.. Dia masih standby nonton ovj padahal kita semua sudah siap. Sampe akhirnya telpon ke 5 kalinya baru pace rido dia meluncur. habis clear semau kita meluncur ke bandung tepat pukul 1 keluar jogja.

pace hangga yang joki pertama. Booo… Dia laju… Mobil avanza seperti melayang klop dengan knalpot ribut. sampai di perbatasan jawa tengah – jawa barat tukar joki pas di restoran pringsewu. Giliran saya yang bawa meluncur sampai ke bandung. Masuk nagrek matahari sudah naik, untung tidak kena macet. Kalo sedikit siang pasti menumpuk sekali.

Sampe di bandung, kita sarapan kupat sayur dan lontong kari. Yooo sarapan saja jauh sekali. Lanjut perjalanan gantia pace rido yang joki bandung – jakarta. Panas sekali siang itu. Pas mau masuk pintu tol, pace rido ambil barisan paling kanan yang kosong. Langsung srobot… Waktu kasih bangun pace hangga, dia kaget. Ternyata itu gerbang e-tol yang pake kartu alias bukan bayar langsung pake uang receh. Hancur kawan… Rupanya pace hangga tidak punya kartu e-tol. Sudah terlajur masuk gerbang plus dibelakang ada yang ngikut jadinya tidak bisa mundur pasang gigi R. Panik… Yo pace hangga teriak suruh keluar kasih jauh cone pembatas biar kita bisa masuk jalur sebelah. Dengan cuek pace albert keluar dengan celana pendek muka ngantuk gerakan kasih tidur cone dan tali pembatas. Cuek saja terserah orang mau ngamuk.

agenda sejanjutnya ketemu maitua. Janjian di senen atau di senanyan dealnya di atrium senen. Pace hangga ni kurang-kurang juga. Dia bawa putar-putar bikin macam jakarta itu kecil. Jadi maitua sudah ngamuk-ngamuk tunggu lama. Sampe di atrium maitua muka sudah asam lain-lain. selesai makan, kita jalan. Rencana mau ke kota tua tapi tidak ada yang hafal jalan plus waktu akhirnya kita cuma main di seputaran monas. Sambil foto-foto… Kita macam orang kampung yang baru datang di jakarta. Macam monas itu dia tinggi sekali. Magrib maitua meluncur pulang. Kita lanjut perjalanan.

Tujuan selanjutnya kompleks dpr-mpr. Meluncur temui pace hangga punya pace. Ini parah sekali. Masa kita masuk gedung dewan slow-slow saja. Satpam cuma kasih karcis. Coba kalo kita bawa bom. meledak baru bilang sulap. Lanjut masuk ke gedung. Ternyata sedang ada rapat mengenai undang-undang pertambangan. Kita lanjut menuju ruangannya pace hangga punya pace. Istirahat sebentar nonton tivi sambil minum air. Selesai, kita turun ke lobi, langsung meluncur ikut mobilnya pace hangga punya pace menuju ke apartemen. Makan malam di resto apartemen.

Setelah pace hangga lobi kong kali kong lagi dengan pace hangga punya pace, terjadi kesepakatan balik ke jogja bawa toyota crown. Padahal pace hangga punya pace bilang tunggu besok biar bawa toyota rush yang mau keluar dari dealer. Yooo… Bikin diri sibuk jadi pilih balik malam itu juga tidak mau tunggu besok. Setelah siap-siap langsung ambil posisi. Saya dengan pace hangga di toyota crown, pace albert dan pace rido bawa avanza. Jam 12 malam kita meluncur balik ke jogja. Perjalanan aman terkendali…

perjalanan sepanjang jakarta- pantura jawa barat lancar. Waktu beranjak pagi sekitar jam 4 pagi, dan terjadilah toyota crown error. Mogok di ujung tol kanci, brebes. Kita coba urus sendiri ternyata bisa hidup sebentar, selanjutnya matot… Alias mati total. Sampai matahari terbit petugas tol datang. Negosiasi dengan mereka akhirnya minta tolong diderek keluar tol. Buruk memang… Di sepanjang jalan tok tertulis bebas pungli.. Ternyata omong kosong. masa derek tidak jauh minta sampai 300 ribu. oknumnya bernana Ujang, yang 1 nya lagi tidak tau. Setau saya jasa derek tol itu gratis. Ehh ini bayar pake embel-embel uang bensin bayar sendiri lah… Jauh lah… Emang kalian tidak dibayar sama Bakri? Sebagai informasi… Tol kanci tersebut milik keluarga Bakri. Ahh… Sampai disini ceritanya bikin dongkol.

Lanjut… mobil di derek sampai pintu keluar. Pace albert spontan dia kasih putus tali derek. Hahaeeee… Biar mereka beli tali baru. crown masuk bengkel, hitung punya hitung bisa sampai seminggu waktu repairnya. Mana tu bengkel ecek-ecek pula. Akhirnya diputuskan derek sampai jogja. Pasang tali nilon biasa yang buat ikat kambing. Lanjut pelan-pelan sambil tarik mobil. Tiba-tiba tali putus karena hentakan mobil avanza yang narik. Istirahat sejenak, berhubung jumat, pas tengah hari saya melunjur tinggalkan pace 3 menuju ke masjid mau jumatan. Sepulang cumatan saya lewat tukang las. langsung saya rekomendasikan tukang las itu dan mobil 2 itu meluncur. Dibuatkan tarikan dari pipa besi. pengait depan belakang nempel. Waktu pace tukang las pasang kelihatan mantap, pace albert pujia dia dengan logat ngapak… “bapake hebat…” ternyata punya ternyata pace tukang las salah pasang kait derek. Dia pasang di rangka ban serep. Spontan pace albert tarik perkataan. “bapake salah pasang”… Pace tukang las jawab kaerena salah, dengan logat ngapak kental, “waduhhh… salah… Nggak kontrol saya”… Spontang kita ketawa pace tukang las itu.

Bermodal pipa derek hasil modi pace las, kita jalan pelan-pelan. start jam 2 siang. Jalan pelan-pelan karena jalan rusak dan juga biar pipa derek awet. Maksimal 40 km/jam. Bisa dibayangkan brebes – jogja dengan kecepatan sekian sampainya berapa lama. Pas lewat rel antrian panjang jalan menanjak. pace rido salah slak dan terjadilah selip. yooo tanpa pikir panjang pace hangga dan pace albert langsung berhambur keluar cari ganjal batu. Pace hangga dia ambil alih stir dan paksa sampai 2 mobil ini naik. Selamat… Selamat…

Perjalanan di lanjutkan dengan kondisi jalan naikan dan turunan panjang di kawasan bumiayu – purwokerto. Ngantuk, capek dan
pemandangan dari crown cuma lampu hazzard avanza melulu. seperti lagi dihipnotis. Memasuki kebumen jalan sudah enak. Lebar dan agak sepi karena sudah malam. pace hangga dia pacu avanza macam tidak ada derek mobil di belakang. Mantap… waktu terpangkas banyak. Perjalanan panjang dan melelahkan… Sampai di jogja pukul 3 pagi.hampir 12 jam perjalanan brebes – jogja. Langsung menuju ke toyota nasmoco di ringroad timur. Selesai sudah perjalanan ini.

Menyenangkan, tragis, kocak… Friendship… Beruntung saya dan pace 3 itu otak nangka. Jadi perjalanan ini diisi dengan tertawaan. serasa tidak ada beban padahal kita itu sedang tarik mobil. Sungguh cerita yang aneh bin ajaib. Terimakasih kepada pace hangga, pace albert dan pace rido buat perjalan panjangnya yang sangat panjang. Kapan kita rolling lagi? Wakakakaka…. Mantap gan…

This slideshow requires JavaScript.

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

2 thoughts on “Jogja – jakarta – jogja, perjalanan yang melelahkan

  1. asek…………………, sahabat adalah segalanya…….., semuanya akan terasa ringan jika dihadapi dan dilewati dengan kebersamaan………..!!!!, susah………….., senang………………, bahagia…………, sedih……………, semuanya bercampur menjadi satu………….. hanya candatawa yang dapat meluluhkan semuanya itu………..
    Thank’s my fren……….. I luv u all

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s