Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Es Kelapamuda Turunan BRI wonogiri

Leave a comment

sobat blogger semua, ane mau sedikit bercerita flashback ke jaman sekolah dulu. gara-garanya beberapa hari yang lalu waktu ke wonogiri mapping detail buat data skripsi ane, ane sempatin mampir ke wonogiri. kebetulan adik kelas yang ane ajak pengen main ke waduk gajahmungkur yang terkenal itu. setelah itu kita mampir minum es kelapa muda di daerah ponten.

kita mulai flashbacknya saja lah.

selepas lulus smp, ane diungsikan dan diasingkan (biar kayak pahlawan) ke wonogiri. sebuah kota kecil di bagian selatan jawa tengah. disitulah akhirnya ane melanjutkan pendidikan di smu negeri 1. beruntunglah karena saya tidak benar-benar diasingkan. dua sepupu ane juga masuk bersamaan dengan ane plus ada satu lagi yang sudah lebih dulu sekolah disitu.

disekolah ini ane bertemu dengan kehidupan baru. semua serba baru. peralihan dari adat dan budaya indonesia timur langsung lompat ke adat dan budaya indonesia barat, ada jawa tepatnya. susah memang pada awalnya, harus belajar bahasa, belajar budaya dan segalanya. berhubung saya unik (satu-satunya yang datang dari negeri antah-berantah yang mungkin merekapun tidak tau dimana letak asalku di peta indonesia). keramahan jawa membuat aku banyak punya teman. walaupun keterbatasan bahasaku waktu itu lumayan parah.  disekolah ini jugalah aku bertemu perempuan yang sekarang menemani hari-hariku.

lanjut….

biasanya sepulang sekolah aku harus naik bis. jauhnya rumahku mengharuskan naik kendaraan. maklum tinggal di desa. kalau malas jalan biasanya nunggu bis di depan sekolahan saja tapi harus ikut muter ke terminal dulu. kalau tidak malas aku dan teman-teman jalan ke arah barat dulu menuju ponten, disini tempat bis ngetem. di sekitar ponten itu ada seorang bapak yang jualan es kelapa muda. pulang sekolah jam setengahdua, lumayan kalao pas panas bisa menggigit panasnya. wonogiri kan panasnya nggak ketulungan. nah… karena kondisi itu kita sering mampir minum sembari berteduh biar nggak kepanasan.

pak sukron nama penjualnya. disamping menjual es kelapa muda, ada juga gorengan sejenis sosis dan kue-kue kecil. waktu iu murah meriah. aku lupa berapa harganya. 500an rupiah kayaknya, jadi tidak merobek kantong untuk ukuran pelajar.

sudah flashbacknya sekarang kembali ke alur maju. setelah 10 tahun berlalu aku mampir kesana. pak sukron masih berjualan disitu. masih dengan kondisi yang hampir sama dengan waktu lalu. bukan saya mau rendahin beliau tapi rasanya kehidupan dari dulu sampai sekarang masih tetap menjual hal yang sama seperi tidak ada kemajuan. hal yang mungkin aku lakukan hanya mendoakan beliau semoga sehat selalu dan dilancarkan rejekinya. setidaknya pula beliau masih menghadirkan romansa masa sekolahku dulu. kan menurut liik lagu almarhum chrisye “tiada masa paling indah, masa masa di sekolah… tiada kisah paling indah, kisah kasih di sekolah…”. yang diperhatikan lirik pertama aja ya. ane dulu susah dapat pacar makanya kisah kasihnya sepi… hehhehe… iya nggak ya… ups…. becanda doank… :p

Author: MualMaul

leaving as a legend!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s