Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours


Leave a comment

01. Intro – Igneous Petrology

The Earth’s Interior

Crust:

  • Oceanic crust: Thin: 10 km, Relatively uniform stratigraphy. ophiolite suite: Sediments, pillow basalt, sheeted dikes, more massive gabbro, ultramafic (mantle)
  • Continental Crust: Thicker: 20-90 km average ~35 km, Highly variable composition, Average ~ granodiorite

image Mantle: Peridotite (ultramafic)

  • Upper to 410 km (olivine ® spinel), Low Velocity Layer 60-220 km
  • Transition Zone as velocity increases ~ rapidly, 660 spinel -> perovskite-type SiIV –> SiVI
  • Lower Mantle has more gradual velocity increase

Core: Fe-Ni metallic alloy

  • Outer Core is liquid, No S-waves
  • Inner Core is solid

Continue reading

Advertisements


1 Comment

Skema Klasifikasi Batuan Beku

Batuan beku memiliki skema klasifikasi dua kali lipat, berdasarkan mineralogi batuan dan paragenesis nya, yaitu bagaimana batuan terbentuk.

Mineral yang ditemukan dalam batuan dibagi menjadi 5 kelompok untuk tujuan klasifikasi:

Q – kuarsa

P – plagioklas

A – feldspar alkali

F – feldspathoids

M – mafik dan mineral lainnya

Sangat penting untuk memahami asal-usul dari batuan beku, sehingga mineralogi hanya diperhitungkan setelah terlebih dahulu menentukan dalam kondisi apa batuan itu terbentuk. Artinya, perlu untuk menentukan apakah batu adalah

• plutonik – berbutir kasar, terbentuk didalam, intrusi utama

• vulkanik – berbutir halus, aliran lava ekstrusif

• hypabyssal – menengah sampai berbutir halus, dangkal, intrusi kecil

• piroklastik – batuan vulkanik terbentuk dari endapan jatuhan udara

Continue reading